Get the Flash Player to see the slideshow.

Ekstra Tabuh

LATAR BELAKANG

Sebagai salah satu sekolah yang terletak di daerah yang memiliki local genius yang sangat tinggi terutama dalam bidang seni. Maka sangat diperlukan keberadaan program pengembangan bakat siswa dalam bidang seni sebagai upaya pelestarian local genius tersebut. Sebagai wadah pengembangannya, di setiap sekolah telah ditetapkan untuk membentuk ekstrakulikuler yang bergerak dalam bidang kesenian. Ekstra tabuh merupakan salah satu bagian dari program ekstra  tersebut.

Sebagai salah satu ekstra di SMA 1 Gianyar, Ekstra tabuh telah dibentuk mulai dari saat pertama didirikannya sekolah ini. Ekstra tabuh dahulunya bukan merupakan wadah kegiatan siswa seperti saat ini, Namun dahulu ekstra tabuh hanya merupakan wadah siswa yang dibentuk  untuk melengkapi sarana pujawali dan yadnya di SMA 1 Gianyar.  Seiring pergerakan zaman, akhirnya pemerintah pada tahun 1978 dikeluarkan Tap. MPR Nomor IV/MPR/1978, dan Kep. Mendikbud Nomor 0323/U/1978 yang mengacu pada Pembinaan dan Pengembangan Generasi Muda yang bermuara pada terbentuknya Organisasi Siswa intra Sekolah (OSIS). Sejalan dengan terbentuknya OSIS, maka kegiatan kesiswaan yang lain mulai dikembangkan, termasuk kegiatan ekstra kulikuler. Ekstra tabuh pun berkembang dan menjalankan kegiatannya baik intern maupun ekstern dalam upaya mewujudkan Visi sekolah yaitu “Unggul dalam mutu, sarat akan prestasi nasional dan internasional serta berpijak pada budaya bangsa”. Di intern, ekstra tabuh tetap ikut berpartisipasi dalam upacara Hari Raya Saraswati, Kegiatan Ulang tahun Sekolah dan kegiatan lainnya. Di Ekstern, eksra tabuh turut berpartisipasi dalam lomba-lomba baleganjur dan lomba tari di berbagai tempat.

Belakangan ini bidang kesenian sudah mulai ditinggalkan oleh generasi muda akibat dari pengaruh globalisasi. Melalui ekstra Tabuh diharapkan generasi muda dapat kembali memperhatikan dan bias peduli dengan keberadaan kesenian sebagai keperibadian dari masyarakat di pulau bali pada khususnya. Sehingga keberadaan kesenian tidak terputus di tengah jalan , akan tetapi tetap bisa berlanjut kedepannya.

Tujuan

  1. Meningkatkan minat generasi muda khususnya siswa-siswi SMAN 1 Gianyar untuk melestarikan budaya daerah.
  2. Memberi wadah bagi siswa-siswi SMAN 1 Gianyar yang ingin mengapresiasi potensi yang dimiliki dalam bidang kesenian, Khususnya tabuh.
  3. Ikut berpartisipasi dalam kegiatan – kegitan sekolah, baik intern maupun ektern sebagai upaya pengembangan bakat siswa.

Merealisasikan visi sekolah, khususnya point ketiga yaitu ”Berpijak pada budaya bangsa”.

Sasaran

Seluruh Siswa-siswi SMAN 1 Gianyar yang memiliki potensi dan bakat dalam bidang kesenian, terutama tabuh serta berkeinginan untuk mengembangkannya.